Artikel ini akan membahas strategi growth hacking untuk bisnis.
Growth Hacking: Strategi untuk Tumbukan Bisnis dengan Cepat
07 Mei 2025
Khairunnisa Andari
bacaan 6 menit

Growth hacking adalah strategi bisnis yang bertujuan untuk mencapai pertumbuhan yang cepat dan signifikan dalam kurun waktu singkat. Strategi ini cukup diminati bisnis yang beroperasi dengan anggaran yang tidak begitu banyak karena memungkinkan mereka untuk membangun brand awareness dan meningkatkan jumlah pelanggan dengan cepat.
Selain itu juga, growth hacking adalah salah satu cara pemasaran yang umum digunakan oleh beberapa bisnis, seperti perusahaan rintisan karena metode tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bisnis tanpa membutuhkan investasi modal yang besar.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang growth hacking dan bagaimana metode pemasaran ini dapat menguntungkan bisnismu, simak penjelasannya hingga akhir.
Apa itu Growth Hacking?
Growth hacking adalah metode pemasaran yang bergantung pada analisis, kreativitas, dan penggunaan metrik sosial untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk. Dalam praktiknya, growth hacking adalah pembuatan ide dan eksperimen untuk mendapatkan pelanggan baru. Ketika eksperimen tersebut menghasilkan kenaikan atau pertumbuhan yang positif, akan dioptimalkan dan diulangi kembali.
Istilah ini dicetuskan oleh Sean Ellis, seorang penasihat start up dan pengusaha yang mendirikan komunitas online GrowthHackers pada tahun 2010. Ellis mendefinisikan growth hacking sebagai "seseorang yang fokus utamanya adalah pertumbuhan," tidak terbatas pada jabatan atau deskripsi pekerjaan mereka.
Growth hacking adalah teknik dan penyaluran pemasaran spesifik yang bertujuan untuk pertumbuhan bisnis secara cepat dan hemat biaya. Oleh karena itu, istilah ini sering dikaitkan dengan perusahaan rintisan yang mengincar ekspansi cepat dengan anggaran yang terbatas.
Manfaat Growth Hacking
Growth hacking tentunya memiliki manfaat bagi berbagai jenis bisnis. Sebagai contoh, perusahaan rintisan atau startup kerap memiliki keterbatasan sumber daya namun tetap ingin berkembang dan membangun reputasi. Teknik growth hacking adalah cara bagi bisnis tersebut agar mendapatkan visibilitas cepat tanpa mengeluarkan biaya besar.
Berikut manfaat menggunakan growth hacking:
Hasil yang ada dan terukur: Growth hacking yang berbasis data memungkinkan perusahaan untuk melakukan eksperimen dan mengukur kinerja. Perusahaan memiliki pemahaman yang jelas tentang efektivitas setiap teknik yang digunakan. Terlebih lagi, terdapat metrik yang jelas untuk mengevaluasi dan membuktikan hasil dari strategi yang diterapkan.
Peningkatan terhadap produk: Growth hacking terus menguji berbagai pilihan dan mempelajari lebih lanjut tentang audiens, seperti permintaan, preferensi, minat, dan lainnya. Hal menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang cara meningkatkan produk atau layanan yang ditawarkan.
Strategi yang dapat disesuaikan: Growth hacking adalah bentuk pemasaran yang dinamis karena memantau kinerja dan memungkinkan untuk mengganti metode kurang efektif dengan pendekatan baru. Selain itu, dapat memperkuat cara yang terbukti berhasil dan menerapkannya pada penyaluran pemasaran yang berbeda.
Growth Hacking Funnel
Supaya penerapan growth hacking berjalan dengan baik, terdapat hal yang perlu kamu perhatikan yaitu funnel growth hacking atau langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
1. Acquisition
Acquisition merujuk pada interaksi antara brand, produk, atau situs web dengan para pelanggan. Langkah ini penting untuk mengevaluasi seberapa terlibatnya pelanggan terhadap bisnismu.
Langkah acquisition ini juga melibatkan strategi untuk menarik pengunjung yang memiliki tingkat keterlibatan tinggi, seperti berlangganan blog, mengikuti media sosial, atau mencoba versi percobaan yang kamu tawarkan.
2. Activation
Activation adalah tahap di mana audiens mulai menggunakan produk atau layanan secara aktif, menunjukkan transformasi dari pelanggan potensial menjadi pelanggan tetap. Sebagai contoh, pengiriman pesan email yang mengajak mereka untuk melihat produk atau layanan kamu.
Pesan yang menarik dapat membantu mengatasi keraguan mereka dalam membeli produkmu, sehingga memengaruhi keputusan mereka untuk menggunakan produk tersebut.
3. Retention
Retention adalah tahap di mana kamu berfokus pada menjaga pelanggan agar tetap setia menggunakan produk atau layananmu. Ini melibatkan upaya untuk memastikan pelanggan kembali menggunakan produk di lain waktu, sehingga mereka akan terus membeli produk kamu secara teratur dalam jangka waktu panjang.
4. Referral
Tahap selanjutnya dari growth hacking adalah referral. Memberikan referensi kepada pelanggan dapat menjadi strategi yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pertumbuhan organik bisnismu. Mengajak pelanggan untuk menjadi penggerak pemasaran untuk brand kamu dapat menjadi kunci kesuksesan.
5. Revenue
Langkah terakhir dalam growth hacking adalah revenue. Jika tahap-tahap sebelumnya berhasil dilakukan dengan baik, maka kamu akan mencapai target pendapatan. Namun, tidak banyak bisnis yang berhasil mencapai tahap terakhir ini.
Untuk meningkatkan peluang kesuksesan, kamu dapat mencoba beberapa tips seperti menemukan model bisnis yang menguntungkan, tidak terlalu fokus pada akuisisi konsumen baru, menjaga pelanggan tetap setia, dan memberikan penawaran menarik.
Contoh Growth Hacking Sebagai Strategi Pertumbuhan Bisnis
Selanjutnya ada contoh-contoh dalam melakukan growth hacking yang bisa kamu jadikan referensi. Berikut contoh growth hacking sebagai strategi pertumbuhan bisnis.
1. Marketing Affiliate
Strategi ini melibatkan pemberian komisi kepada afiliasi atau mitra atas setiap konversi yang berasal dari tautan mereka. Semakin banyak afiliasi yang mempromosikan produk milikmu, semakin cepat bisnis kamu tumbuh. Keuntungan utama adalah risiko finansial yang lebih rendah karena pembayaran komisi hanya terjadi jika ada penjualan.
2. Influencer Marketing
Influencer marketing adalah strategi pemasaran yang bekerja sama atau berkolaborasi dengan influencer, individu dengan pengikut online yang banyak, untuk mempromosikan suatu produk secara online.
Platform seperti Instagram dan TikTok sering digunakan untuk cara satu ini. Pilihlah influencer yang sesuai dengan target pasar kamu sehingga followers influencer tersebut memiliki kecocokan dengan segmen pasar yang ingin dicapai.
3. Marketing Referral
Program referral yang memberikan diskon dan bonus telah terbukti efektif dalam mendapatkan konsumen baru. Strategi ini bahkan sudah umum dilakukan oleh brand besar. Dengan memberikan kode referral, konsumen bisa mendapatkan potongan harga.
Bagi bisnis yang masih memiliki jumlah konsumen terbatas, program referral merupakan strategi yang efisien. Namun, perusahaan harus memberikan insentif yang menarik dan sepadan agar dapat menarik minat dari calon konsumen potensial.
4. Memperluas Jaringan
Membangun relasi dengan orang-orang berpengalaman di bidang yang relevan membantu mengembangkan wawasan dan meningkatkan peluang kerjasama. Selain itu, memiliki jaringan yang luas juga memberikan kesempatan untuk mempromosikan bisnis kepada pasar yang lebih besar.
Dengan dikenal oleh masyarakat luas melalui relasi yang baik, kamu dapat memperluas target pasar dan meningkatkan brand awareness kamu.
5. Penggunaan Website
Situs web yang efektif dengan desain menarik, navigasi mudah, dan mencerminkan nilai-nilai brand sangat penting. Faktor lain seperti kecepatan loading juga berpengaruh terhadap pengalaman pengguna dan jangkauan bisnis secara online. Website bukan hanya sebagai alat promosi, tetapi juga sarana untuk interaksi dengan pelanggan dan membangun engagement.
6. Memanfaatkan Tren Terkini
Strategi terakhir dalam growth hacking adalah mengikuti tren terkini. Dengan selalu memperbarui diri terhadap tren terbaru, bisnis kamu akan tetap relevan, menjangkau audiens yang lebih luas, dan lebih mudah diingat. Ini tidak hanya meningkatkan brand awareness, tetapi juga dapat meningkatkan penjualan secara signifikan.
Demikian penjelasan lengkap tentang growth hacking, mulai dari pengertian, funnel hingga strateginya sebagai pertumbuhan bisnis. Dengan memahami growth hacking, kamu dapat menerapkannya sebagai strategi pertumbuhan bisnis.
Dalam praktiknya, growth hacking adalah serangkaian strategi dalam mengembangkan sebuah bisnis, salah satunya adalah penggunaan website sebagai strategi pemasaran secara digital.
Supaya memiliki kesan pertama yang bagus dan menarik minat pelanggan potensial, kamu harus membuat situs web yang memukau. Terkait hal ini, kamu bisa mempertimbangkan VISUWISU sebagai rekan profesional yang dapat membantu proses kreatif dalam melakukan branding pada website milikmu.
Mulai dari riset hingga produksi aset kreatif, tim VISUWISU dapat membantumu dalam pekerjaan tersebut. Jika kamu membutuhkan bantuan profesional dalam hal ini, jangan ragu untuk menghubungi VISUWISU untuk berdiskusi terkait kebutuhanmu!
