Artikel ini membahas tentang cara beriklan di Facebook.
Cara Membuat Iklan di Facebook: 7 Langkah Praktis Beriklan
19 Februari 2025
Fania Dwi
bacaan 9 menit

Facebook merupakan media sosial yang sangat populer di seluruh dunia. Platform ini tidak hanya menyediakan wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berbagi informasi, tetapi juga menawarkan peluang promosi yang efektif untuk bisnis kamu.
Kini, Facebook telah berkembang menjadi salah satu platform yang dipercaya oleh para pemilik bisnis untuk memasarkan produk dan layanan mereka. Kamu bisa membuat iklan melalui fitur Facebook Ads yang akan menampilkan bisnismu di berbagai platform Meta, salah satunya adalah Instagram. Adapun cara iklan di Facebook sangatlah mudah. Berikut adalah panduan membuat iklan di Facebook yang dapat kamu ikuti.
Cara Memasang Iklan di Facebook
Facebook telah menyediakan layanan iklan untuk memfasilitasi aktivitas promosi bisnis kamu. Meskipun layanan ini berbayar, tetapi manfaat Facebook Ads untuk bisnis sangatlah besar.
Salah satu manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah jangkauan audiens yang sangat luas. Menurut Statista, pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 194,81 juta. Jumlah ini memberikan peluang besar bagi bisnismu untuk memperluas pasar, membangun hubungan dengan pelanggan baru, dan meningkatkan visibilitas brand secara signifikan.
Jadi, jika kamu tertarik untuk memasang iklan di platform ini, kamu bisa melakukannya dengan mudah melalui Facebook Ads Manager. Simak cara membuat iklan di Facebook berikut ini.
1. Buat Facebook Page
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat Facebook Page. Pasalnya, kamu tidak bisa menggunakan Ads Manager dengan akun pribadi. Hal yang sama juga berlaku jika kamu ingin mengelola iklan untuk orang lain, kamu tetap harus memiliki akses sebagai admin, editor, atau pengiklan untuk mengatur kampanye iklan di akun atau halaman bisnis tersebut.
Berikut ini adalah langkah-langkah membuka Facebook Page untuk bisnismu:
- Buka halaman Facebook Page.
- Isi informasi penting tentang bisnismu, seperti nama, kategori, dan deskripsi singkat agar terlihat lebih kredibel di mata audiens. Tambahkan juga informasi mengenai alamat dan jam operasional jika diperlukan.
- Setelah mengisi semua informasi bisnis, klik tombol ‘Create Page’ atau ‘Buat Halaman’.
2. Buka Akun Facebook Ads Manager
Langkah selanjutnya dari cara iklan di Facebook yang efektif adalah buat akun Ads Manager yang terhubung dengan Facebook Page yang sudah ada. Berikut ini adalah langkah-langkah lengkapnya:
- Kunjungi halaman Facebook Ads Manager.
- Lengkapi informasi dengan mengklik ‘Go to Account Overview’ atau ‘Buka Sinopsis Akun’.
- Pilih ‘Add Payment Method’ atau ‘Tambahkan Metode Pembayaran’.
- Masukkan mata uang dan lokasi untuk menyelesaikan pengaturan pembayaran Facebook Ads dari Meta.
3. Mulai Buat Iklan
Setelah melengkapi informasi dan berhasil masuk ke Ads Manager, kamu akan melihat dasbor performa yang menampilkan semua kampanye, set iklan, dan iklan yang telah dibuat. Di sini, kamu juga bisa memantau hasil yang telah dicapai untuk halaman bisnismu.
Untuk membuat iklan, cukup klik tombol hijau bertuliskan ‘Create’ atau ‘Buat’ di sebelah kiri untuk memilih tipe iklan yang ingin dibuat.
Setelah itu, kamu akan melihat daftar objective atau tujuan memasang iklan yang sesuai dengan kebutuhan dan targetmu. Pilih opsi yang tepat agar Facebook dapat mengenali serta menyalurkan iklan ke audiens yang sesuai. Untuk membantumu memilih tujuan dengan tepat, berikut adalah berbagai opsi objective beserta deskripsinya:
- Awareness: Untuk memastikan iklan yang kamu tampilkan mudah diingat oleh orang-orang.
- Traffic: Bertujuan untuk mengarahkan audiens ke website, aplikasi, maupun acara Facebook (Facebook Events).
- Engagement: Untuk meningkatkan interaksi audiens dengan website, postingan, atau link yang dibagikan.
- Leads: Untuk mendorong audiens melakukan tindakan tertentu, seperti mengisi formulir, mendaftar, atau melakukan pembelian.
- App Promotion: Agar iklanmu menjangkau audiens yang tertarik untuk memasang aplikasi dari brand milikmu.
- Sales: Untuk membawa audiens ke website dan mendorong mereka untuk membeli produk atau layanan kamu.
Setelah menentukan objective iklan, maka kamu bisa menekan tombol ‘Continue’ untuk melanjutkan prosesnya.
4. Tentukan Anggaran dan Strategi Bidding
Facebook Ads memiliki tiga elemen utama, yakni Campaign (Kampanye), Ad Sets (Set Iklan), dan Ads (Iklan) yang masing-masing perlu diatur dengan tepat. Pada level Campaign, kamu bisa menentukan anggaran iklan. Caranya, scroll ke bawah sampai menemukan opsi 'Advantage Campaign Budget' atau 'Pengoptimalan Anggaran Kampanye'.
Jika kamu ingin mengatur anggaran berdasarkan target audiens di level Ad Sets, kamu bisa menonaktifkan opsi ini. Sebaliknya, aktifkan opsi ini jika kamu ingin mengatur anggaran di level Campaign. Di level ini, terdapat dua tipe budget yang bisa kamu pilih:
- Daily Budget (Anggaran Harian): Biaya yang dikeluarkan setiap harinya cenderung sama.
- Lifetime Budget (Anggaran Sepanjang Masa Promosi): Pengeluaran harian dapat bervariasi, tetapi totalnya sudah ditentukan untuk periode iklan. Jika kamu memilih Lifetime Budget, durasi iklan harus ditentukan di level Ad Sets.
Setelah kamu menentukan tipe budget, langkah berikutnya adalah memilih strategi tawaran (bidding). Terdapat sejumlah tipe strategi yang bisa kamu pilih, di antaranya:
- Highest Volume (Volume Tertinggi): Facebook akan berupaya mendapatkan hasil sebanyak mungkin sesuai dengan budget yang telah ditetapkan. Hasil ini bisa berupa jumlah kunjungan, konversi, penjualan, atau lainnya, sesuai dengan objective yang dipilih.
- Cost per Result goal (Target Biaya per Hasil): Iklan akan dijalankan dengan menargetkan biaya per hasil tertentu, namun tetap memprioritaskan jumlah hasil. Cost per result merujuk pada biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu hasil dari iklan.
- ROAS goal: Facebook akan mengoptimalkan hasil berdasarkan target pendapatan (revenue) yang sudah ditetapkan.
- Bid Cap (Batas Tawaran): Menetapkan batas tawaran maksimum yang kamu sanggup bayarkan selama periode iklan.
Jika ini adalah iklan pertamamu, sebaiknya pilih opsi Highest Volume terlebih dahulu. Dengan begitu, algoritma Facebook dapat lebih leluasa mengenali iklan dan audiens, serta memaksimalkan hasil yang diperoleh. Setelah itu, pilih tombol ‘Next’ atau ‘Selanjutnya’.
5. Pilih Audiens dan Penempatan Iklan
Cara iklan di Facebook selanjutnya adalah memilih target audiens di level Ad Sets. Saat membuat iklan Facebook, pikirkan tipe audiens yang paling tertarik pada bisnis, produk, atau layanan yang kamu tawarkan. Cari kesamaan di antara mereka, dan gunakan informasi ini untuk menjangkau audiens serupa.
Misalnya, target audiensmu adalah laki-laki muda dengan gaya edgy dan berada di wilayah Jakarta. Dengan kriteria tersebut, kamu bisa mengatur rentang usia antara 23 hingga 35 tahun. Namun, jika pelanggan utamamu adalah perempuan yang tertarik pada tren fashion, gaya rambut, nail art, serta suka berbelanja di butik kecil, kamu dapat menyesuaikan iklan untuk menarik perhatian mereka.
Tentukan target audiens iklan dengan tutorial berikut:
- Pada bagian 'Audiens' atau 'Pemirsa' klik tombol ‘Edit’.
- Pilih lokasi target audiens yang dapat berupa negara, kota, atau wilayah tertentu.
- Tentukan rentang usia dan jenis kelamin dari audiens yang dituju.
- Di bagian 'Detailed Targeting' atau 'Penargetan Terperinci' tambahkan karakteristik lain seperti minat, demografi, atau perilaku. Misal, kamu menargetkan orang-orang yang mengikuti tren fashion, cukup ketik ‘fashion’ di bagian ‘Detailed Targeting’. Selain itu, kamu juga dapat memilih custom audiences menggunakan fitur Facebook Audience Insights.
- Scroll ke bawah hingga bagian ‘Placement’ atau ‘Penempatan’ untuk menentukan di mana iklan akan ditampilkan.
Dalam hal ini, terdapat dua opsi penempatan iklan yang bisa kamu pilih. Pertama adalah ‘Automatic Placements’ yang akan menampilkan iklanmu berdasarkan jangkauan audiens yang paling berpotensi untuk melakukan aksi. Kedua, ‘Manual Placements’ yang memungkinkan kamu untuk menentukan sendiri di produk Facebook mana iklanmu akan ditampilkan; bisa di Facebook, Instagram, Messenger, atau Audience Network.
Apabila memilih ‘Manual Placements’ kamu dapat merinci lokasi penempatan iklan di setiap platform yang dipilih. Contohnya, jika ingin menampilkan iklan di Instagram, kamu bisa memilih hanya di Instagram Stories.
Setelah kamu memilih penempatan iklan yang diinginkan, klik ‘Next’ atau ‘Selanjutnya’ untuk melanjutkan ke level Ads.
6. Unggah Iklan
Setelah mengatur anggaran di level Campaign dan menentukan set iklan di level Ad Sets, langkah selanjutnya adalah menyiapkan dan mengunggah iklan di level Ads.
Di bagian ini, kamu perlu menyiapkan aset iklan, yang bisa berupa foto atau video dengan berbagai ukuran. Adapun ukuran ideal beriklan di Facebook Ads adalah 1080 x 1080 piksel untuk aset iklan yang ditampilkan di Feed, dan 1080 x 1920 piksel untuk aset iklan yang ditempatkan di Stories. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Pilih identitas yang akan ditampilkan bersama iklanmu. Kamu bisa memilih 'Facebook Page' dan ‘Instagram Account’ yang sesuai dengan bisnismu.
- Pada bagian 'Ad Setup' atau 'Penyiapan Iklan', kamu bisa memilih untuk mengunggah aset iklan baru atau menggunakan postingan Facebook/Instagram yang sudah ada dan diunggah secara organik sebelumnya.
- Pilih 'Create Ad' atau 'Buat Iklan' untuk mengunggah aset baru, atau pilih 'Use Existing Post' atau 'Gunakan Postingan yang Ada' untuk menggunakan postingan organik.
- Jika memilih untuk mengunggah aset baru, pilih 'Manual Upload' atau 'Unggah Manual' di bagian ‘Creative Source’.
- Pilih salah satu format iklan yang diinginkan, yakni ‘Single image or video’, ‘Carousel’, atau ‘Collection’.
- Unggah asetmu dengan mengklik tombol 'Add Media' atau 'Tambahkan Media.' Kamu bisa memasukkan aset berupa foto atau video.
- Setelah memilih jenis media, kamu akan masuk ke library yang berisi semua aset yang ada. Klik tombol 'Upload' atau 'Unggah' jika ingin mengunggah aset baru.
- Tekan tombol 'Next' atau 'Selanjutnya' dan lakukan crop jika diperlukan, kemudian klik 'Done' atau 'Selesai.'
Di bagian 'Media', kamu bisa mengubah ukuran untuk setiap penempatan yang telah dipilih di level Ad Sets. Sesuaikan ukuran media dengan penempatan iklan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Kemudian, tulis teks yang akan ditampilkan bersama aset iklanmu. Teks ini meliputi:
- Primary Text (Teks Utama): Teks yang akan muncul sebagai caption.
- Headline (Judul): Teks yang berfungsi sebagai judul.
- Description: Teks singkat di bawah headline.
- Call to Action (Ajakan Bertindak): Tombol yang berada di bawah iklan.
Jika kamu memilih objective tertentu seperti Sales atau Traffic di tahap awal pembuatan iklan, kamu perlu memasukkan URL website yang akan diakses pengguna saat mengklik iklan tersebut.
Setelah semua langkah di atas selesai dilaksanakan, Facebook akan melakukan review terlebih dahulu untuk memastikan bahwa iklan yang kamu buat sudah sesuai. Setelah itu, klik 'Terbitkan' atau 'Publish' agar iklan dapat ditampilkan sesuai dengan pengaturan yang telah ditentukan.
7. Lihat Status dan Performa Iklan
Setelah iklan selesai melalui proses review dan mulai dijalankan oleh Facebook, kamu dapat memantau status dan performanya.
Caranya adalah dengan membuka dashboard Facebook Ads Manager, di mana kamu akan menemukan laporan performa dari ketiga elemen (Campaign, Ad Sets, Ads). Untuk menampilkan data tertentu yang ingin difokuskan, pilih metrik yang relevan dengan mengklik 'Kolom' atau 'Columns'.
Selanjutnya, kamu akan melihat metrik lengkap, yang mencakup results (hasil), reach (jangkauan), impressions (impresi), cost per result (biaya per hasil), amount spent (total biaya yang dihabiskan), dan ends (status iklan).
Itulah informasi mengenai cara iklan di Facebook yang efektif untuk memasarkan bisnis kamu. Dengan menggunakan Facebook Ads, kamu dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan visibilitas brand untuk menarik lebih banyak calon pelanggan. Untuk mencapainya, kamu bisa memanfaatkan fitur-fitur iklan yang tersedia agar promosi bisnismu semakin optimal dan tepat sasaran.
Selain itu, kamu juga perlu membuat konten yang menarik untuk ditampilkan pada iklan agar mampu menarik perhatian audiens dan mendorong interaksi yang lebih tinggi. Konten tersebut harus merefleksikan identitas brand dengan pesan yang jelas serta visual yang sesuai sehingga audiens dapat dengan mudah mengenali dan tertarik pada bisnismu.
Untuk menghasilkan desain konten yang berkualitas, kamu bisa memanfaatkan berbagai layanan dari VISUWISU. Tim kami dapat membantumu mengembangkan konten yang dirancang khusus untuk berbagai platform media sosial, salah satunya Facebook. Selain itu, tim kreatif VISUWISU juga bisa membantumu membuat konten iklan kreatif yang ampuh untuk memikat perhatian audiens.
Nah, tunggu apa lagi? Hubungi VISUWISU sekarang juga untuk mendapatkan konsultasi gratis terkait keperluan desain media sosial yang dapat meningkatkan daya tarik bisnismu!
