Artikel ini membahas rumus engagement rate untuk melihat performa media sosialmu.

6 Rumus Engagement Rate untuk Hitung Efisiensi Kontenmu

19 Februari 2025

Putri Azzhura Prameshti

bacaan 6 menit

Digital Advertising
6 Rumus Engagement Rate untuk Hitung Efisiensi Kontenmu
Daftar Isi

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah engagement rate. Metrik satu ini sering digunakan oleh pemasar digital untuk mengukur performa dari suatu konten di media sosial. Namun, untuk dapat menghitungnya, kamu perlu mengetahui rumus engagement rate yang sesuai.

    Secara garis besar, engagement rate dapat dihitung berdasarkan reach, views, post, impression, dan interaksi audiens lainnya. Penasaran bagaimana cara menghitung engagement rate yang tepat? Simak artikel berikut ini hingga tuntas untuk dapatkan jawabannya!

    Apa itu Engagement Rate?

    Engagement rate atau tingkat keterlibatan merupakan salah satu metrik yang digunakan untuk mengukur efektivitas suatu konten yang dihitung melalui banyaknya interaksi. Semakin besar nilai engagement rate maka semakin baik performa konten kamu di mata audiens.

    Pada platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan lain lain, engagement rate menjadi indikator penting untuk menilai keberhasilan kampanye pemasaran.

    Selain itu, engagement rate juga dapat berfungsi untuk memahami preferensi audiens. Nilai engagement rate memberikan insight terkait konten yang disukai oleh audiens dan menganalisis pada bagian mana konten perlu ditingkatkan.

    Rumus Engagement Rate

    Setelah kamu memahami definisinya, berikut merupakan rumus engagement rate yang dapat kamu gunakan untuk menilai performa konten di sosial media:

    1. Cara Menghitung Engagement Rate berdasarkan Reach (ERR)

    Engagement Rate by Reach (ERR) merupakan matriks yang digunakan untuk mengukur seberapa besar interaksi yang didapatkan dari audiens yang melihat konten kamu. ERR dihitung dengan membagi jumlah interaksi atau engagement dalam kontenmu dengan total reach atau audiens yang melihat konten kamu.

    Berikut ini adalah rumus engagement rate by reach (ERR):

    Engagement Rate by Reach
    undefined

    Contoh: Jika sebuah postingan Instagram mendapatkan 200 engagement melalui like, comment, dan share dari total 1000 reach atau orang yang melihat postingan tersebut, maka nilai ERRnya:

    Engagement Rate by Reach
    undefined

    ERR dapat digunakan di berbagai platform sosial media yang menyediakan metrik reach seperti Instagram, TikTok, Facebook, Youtube, dan X (Twitter).

    2. Cara Menghitung Engagement Rate berdasarkan Impression (ERI)

    Selanjutnya, Engagement Rate by Impression (ERI) digunakan untuk mengukur seberapa besar interaksi yang didapatkan dari tiap kali kontenmu dilihat (impression). Berbeda dengan reach yang menghitung jumlah audiens yang melihat kontenmu, impression menghitung total berapa kali konten tersebut dilihat walaupun oleh audiens yang sama.

    Berikut adalah rumus engagement rate by impression (ERI):

    Engagement Rate by Impression
    undefined

    Contoh: jika sebuah postingan video TikTok mendapatkan 100 interaksi dari like, comment, save dan share dengan jumlah impresi sebanyak 1000, maka cara menghitungnya:

    Engagement Rate by Impression
    undefined

    ERI dapat diterapkan pada berbagai platform sosial media seperti TikTok, Instagram, Facebook, LinkedIn, dan lainnya.

    3. Cara Menghitung Engagement Rate berdasarkan Post (ERP)

    Rumus engagement rate selanjutnya yang harus kamu ketahui adalah Engagement Rate by Post (ERP). ERP merupakan salah satu metrik yang digunakan untuk pengukuran performa rata-rata dari sebuah postingan dengan total pengikut sebagai perbandingan. Berikut adalah rumus engagement rate by post (ERP):

    Engagement Rate by Post
    undefined

    Contoh: jika sebuah postingan Facebook mendapatkan 500 interaksi pada akun dengan jumlah pengikut sebanyak 5000, maka cara perhitungannya:

    Engagement Rate by Post
    undefined

    ERP dapat diterapkan pada hampir semua platform sosial media seperti Facebook, TikTok, Instagram, X, dan lainnya.

    4. Cara Menghitung Engagement Rate berdasarkan Views (ERV)

    Perhitungan lainnya yaitu Engagement Rate by Views (ERV). ERV adalah perhitungan yang mengukur kinerja sebuah konten yang berbentuk video untuk mengetahui persentase interaksi yang dilakukan dari total views.

    Menghitung engagement rate by views (ERV) dapat dilakukan dengan rumus:

    Engagement Rate by Views
    undefined

    Contoh: Jika sebuah video youtube mendapatkan 300 interaksi dari 10.000 views, maka perhitungannya:

    Engagement Rate by Views
    undefined

    ERV dapat digunakan untuk menghitung performa konten video pada platform seperti TikTok, Youtube, Instagram, dan Facebook.

    5. Daily Engagement Rate (DER)

    Daily Engagement Rate (DER) merupakan perhitungan yang digunakan untuk mengukur interaksi harian secara keseluruhan dan tren aktivitas audiens. Rumus yang digunakan untuk menghitung DER adalah:

    Daily Engagement Rate
    undefined

    Contoh: Jika dalam satu hari, akun Instagram bisnismu dengan 10.000 followers mendapatkan 250 interaksi, maka cara cek engagement rate Instagram perharinya yaitu:

    Daily Engagement Rate
    undefined

    DER dapat diterapkan untuk menghitung engagement rate Instagram, Facebook, X, Youtube dan sosial media lainnya.

    6. Factored Engagement Rate

    Terakhir, factored engagement rate merupakan perhitungan yang digunakan untuk memperhitungkan interaksi dengan bobot yang berbeda. Kamu dapat menetapkan bobot interaksi mana yang menurut kamu lebih tinggi.

    Misalkan kamu menargetkan bahwa interaksi berupa comment memiliki bobot 2 kali lipat dibandingkan dengan likes dan share, maka rumus yang dapat digunakan yaitu:

    Factored Engagement Rate
    undefined

    Contoh : Jika kamu memiliki akun Instragram dengan 10.000 followers, kemudian memposting sebuah konten, hasilnya didapatkan jumlah interaksi berupa 40 comment, 20 share, dan 2000 likes. Dalam perhitungannya, kamu ingin bobot interaksi comment lebih besar dibandingkan interaksi lainnya, untuk itu kamu dapat mengalikannya dengan angka 2, maka perhitungannya:

    Factored Engagement Rate
    undefined

    Factored ER umumnya digunakan pada platform yang memungkinkan banyak jenis engagement berbeda, seperti Facebook atau LinkedIn.

    Cara Meningkatkan Engagement Rate

    Jika Anda sudah mengetahui cara menghitungnya dan menyadari bahwa tingkat engagement rate Anda kurang memuaskan, cobalah beberapa cara meningkatkan engagement rate di bawah ini:

    • Pastikan kualitas konten memadai: Kualitas visual dari konten yang kamu unggah sangat penting untuk menarik perhatian audiens. Untuk menungjangnya, kamu bisa menggunakan kamera dengan resolusi tinggi dan juga memerhatikan pencahayaan serta komposisi foto.
    • Pahami apa yang dicari oleh target audiensmu: Konten yang baik adalah konten yang relevan untuk target audiensnya. Untuk menciptakan konten yang relevan, kamu tentunya perlu mengenal pengikutmu dengan meninjau fitur insight di media sosial untuk melihat statistik demografi, minat, dan perilaku pengikutmu.
    • Ikuti tren: Pastikan juga kamu selalu update terhadap tren dan isu terkini di media sosial. Untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan alat seperti Google Trends atau memeriksa hashtag yang sedang populer di media sosial tertentu. Dengan membuat konten yang mengikuti tren, kamu bisa menarik lebih banyak perhatian dan mendorong diskusi di kolom komentar.
    • Buat caption yang menarik dan user-friendly: Saat menulis caption, kamu sebaiknya menggunakan bahasa yang akrab dan menonjolkan kepribadian merekmu. Di dalamnya, sertakan juga call-to-action (CTA) yang jelas untuk mendorong audiens berpartisipasi dan berbagi pemikiran mereka.
    • Posting konten secara konsisten: Menjaga konsistensi dalam jadwal posting juga tak kalah penting untuk menjaga audiens tetap terlibat. Untuk itu, buatlah jadwal posting yang tetap, baik secara harian atau mingguan.
    • Gunakan fitur-fitur yang tersedia: Kini, banyak platform media sosial yang menyediakan berbagai fitur untuk menunjang interaksi antara content creator dan pengikutnya. Misalnya, Instagram menawarkan berbagai fitur seperti Stories, Reels, dan IGTV. Jika kamu rutin memanfaatkannya, maka kamu akan lebih mudah meningkatkan engagement rate pada akunmu.

    Dengan menghitung engagement rate, kamu dapat mengetahui seberapa efektif konten yang kamu buat untuk menarik perhatian audiens dan mendorong mereka berinteraksi, seperti likes, comment, dan share. Hasil perhitungan engagement rate juga bisa kamu digunakan sebagai indikator perkembangan bisnismu sehingga kamu dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat di masa yang akan datang.

    Engagement rate yang besar tentunya tidak luput dari pembuatan konten yang baik dan efektif menyampaikan pesan kepada audiens. Dalam proses ini, desain visual dan grafis yang menarik dapat membawa dampak besar untuk meningkatkan ketertarikan audiens agar berinteraksi dan terlibat dengan brand kamu.

    Jika kamu mencari bantuan profesional untuk membuat konten yang unik dan menarik, VISUWISU dapat menjadi partner kreatif yang tepat! VISUWISU berfokus pada menciptakan karya visual yang tidak hanya mengedepankan estetika tetapi juga mampu menyampaikan value brand secara efektif kepada audiens. Tingkatkan engagement rate konten kamu hari ini hubungi VISUWISU sekarang!

    Image PlaceholderImage Placeholder
    Visuwisu

    Wawasan Lainnya

    Siap untuk ronde kedua? Ikuti lebih banyak wawasan!

    Image Placeholder

    7 Contoh Iklan Unik dan Kreatif untuk Ide Iklan Bisnis Kamu!

    Artikel ini membahas 7 contok iklan unik dan kreatif untuk iklan bisnis.

    Image Placeholder

    Cara Membuat Iklan di Facebook: 7 Langkah Praktis Beriklan

    Artikel ini membahas tentang cara beriklan di Facebook.

    Image Placeholder

    Content Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

    Artikel ini akan menjelaskan tentang content marketing dan strateginya.

    Lihat Wawasan Lainnya