Artikel ini akan membahas seluk beluk stylescapre dalam desain kreatif.

Mengenal Stylescape, Alat Penting dalam Dunia Desain Kreatif

07 Mei 2025

Khairunnisa Andari

bacaan 5 menit

Graphic Design
Mengenal Stylescape, Alat Penting dalam Dunia Desain Kreatif
Daftar Isi

    Stylescape semakin diminati oleh desainer, pemasar, dan pelaku bisnis sebagai alat yang kuat untuk membentuk dan menentukan proyek-proyek kreatif dalam dunia desain yang sangat dipengaruhi oleh komunikasi visual. 

    Stylescape adalah sebuah alat yang membantu merumuskan dan membentuk proyek-proyek kreatif dalam dunia desain. Baik dalam perihal branding maupun desain web, fungsi stylescape adalah menjadi panduan bagi desainer dan klien untuk potensi kreatif sebuah proyek desain.

    Oleh karena itu, baik seorang desainer berpengalaman maupun pemilik bisnis, memahami konsep stylescape adalah kunci penting untuk meningkatkan kreativitas dan mencapai hasil desain yang optimal. 

    Untuk informasi lebih lanjut tentang apa itu stylescape dan prosesnya, simak penjelasannya pada artikel berikut.

    Apa itu Stylescape?

    Stylescape adalah dokumen visual yang menggabungkan elemen-elemen branding seperti warna, font, gambar, dan tekstur, serta memberikan arahan untuk proyek desain logo atau rebranding

    Stylescape adalah alat yang membantu klien memahami arah proyek dan mempermudah tim desain dalam pengembangan desain yang sesuai. Proses pembuatan stylescape melibatkan pengumpulan gambar-gambar relevan dan mengaturnya dalam sebuah dokumen visual.

    Perbedaan Stylescapes dan Moodboard

    Moodboard dan stylescape adalah alat penting dalam desain, namun keduanya memiliki tujuan dan strategi yang berbeda.

    Moodboard adalah kolase visual yang menangkap suasana dan estetika sebuah proyek. Sedangkan fungsi stylescapes lebih dari sebatas gambar atau visual. 

    Di sisi lain, stylescape adalah kumpulan visual yang kompleks dengan elemen-elemen seperti tipografi, skema warna, tekstur, dan deskripsi tertulis untuk memperkuat pemahaman mengenai arah desain kepada klien.


    Selain itu, stylescape dikurasi untuk merefleksikan cerita, pesan, dan respons emosional yang diinginkan oleh merek atau proyek desain. Hal ini membantu proses kreatif menjadi lebih fokus dan efisien.

    Proses Membuat Stylescape

    Proses membuat stylescape adalah sebuah langkah dalam proyek desain grafis untuk membantu desainer memahami dan mengatur gaya visual yang diinginkan. Proses membuat stylescape melibatkan beberapa langkah sebagai berikut.

    1. Discover

    Pada langkah awal ini, eksplorasikan gambar-gambar yang menurutmu sesuai dengan visi yang ingin kamu wujudkan. Untuk mempermudah prosesnya, pilihlah beberapa kata kunci yang paling menggambarkan identitas brand milikmu. 

    Gunakan kata kunci tersebut sebagai landasan untuk mencari gambar-gambar yang relevan pada platform pencarian gambar seperti Pinterest, Google Images dan lainnya.

    2. Organize

    Selanjutnya, hasil pencarianmu perlu diatur secara sistematis agar lebih mudah diinterpretasikan. Kumpulkan gambar-gambar yang telah kamu temukan ke dalam kategori-kategori yang mencakup identitas, estetika, konteks, poster, dan favorit. 

    Dengan pengelompokan ini, pola dan tema yang mendukung visi desain akan lebih terlihat jelas.

    3. Synthesize

    Setelah semua gambar diorganisir, saatnya untuk disatukan dalam satu tampilan yang koheren. Susunlah gambar-gambar tersebut dalam sebuah kanvas horizontal, kamu dapat menggunakan platform seperti Canva atau Keynote. 

    Untuk proyek klien biasanya disarankan menggunakan kanvas dengan ukuran 5760x1080px. Namun, jika memiliki skala lebih kecil, ukuran kanvas 2500x500px juga dapat digunakan.

    Komponen-Komponen Stylescapes

    Komponen-komponen stylescape merupakan beberapa elemen penting yang digunakan dalam proses membuat stylescape. Berikut adalah komponen dari stylescape.

    1. Imagery

    Stylescape adalah kumpulan gambar dan ilustrasi yang mewakili keseluruhan estetika sebuah brand, sehingga kamu perlu mengetahui gambaran atau inspirasi awal sebelum beranjak ke detailnya. 

    Foto atau gambar dianggap sebagai salah satu cara paling mudah dan cepat dalam berkomunikasi kepada target pasar. Ketika kamu mencari gambar, mulailah mencari inspirasi pada fotografi, karya seni, arsitektur, mode dan bidang lainnya yang masih relevan.

    2. Palet Warna

    Palet warna, atau skema warna, yang serasi dapat mencerminkan emosi dan suasana yang ingin ditampilkan oleh suatu brand. Contohnya, warna merah dan kuning identik dengan merek dalam industri makanan, terutama untuk restoran cepat saji. 

    Pada bagian ini, penting untuk mempertimbangkan dampak psikologis dari berbagai warna serta cara warna-warna tersebut memengaruhi konsep desain secara keseluruhan.

    3. Motif dan Tekstur

    Untuk memberikan dimensi dan karakteristik yang khas pada proyek desain, penting untuk mempertimbangkan berbagai tekstur dan pola yang ada. 

    Baik itu tekstur yang halus atau tekstur yang kasar, kamu dapat mengeksplorasi beragam tekstur dan pola yang sesuai dengan nilai visual dalam visi desainmu.

    4. Tipografi

    Dalam pemilihan jenis huruf, penting untuk memperhatikan konsistensi dengan elemen visual dari stylescape kamu. Tipografi berperan dalam menyampaikan karakter dan nada desainmu, sehingga pilihlah model huruf yang sesuai dengan brand personality dan tujuan proyek. 

    Pertimbangkan juga keseluruhan model huruf pada berbagai jenis tulisan seperti judul, teks tubuh, dan sebagainya.

    5. Tata Letak

    Tata letak merupakan aspek kunci dalam sebuah Stylescape. Tanpa tata letak yang baik, desain keseluruhan dapat terlihat tidak teratur dan tidak terorganisir. 

    Perhatikan hierarki, keseimbangan, keteraturan, konsistensi, dan arus visual dalam mengatur elemen-elemen desain. Penggunaan kisi-kisi, simetri, dan prinsip-prinsip desain lainnya dapat membantu memandu pengambilan keputusan tata letak yang tepat.

    6. Logo dan Elemen Branding Lainnya

    Terakhir, sertakan elemen-elemen seperti logo dan aspek branding lainnya dalam stylescape. Walaupun mungkin masih dalam tahap konseptual, hal ini dapat memberikan gambaran bagaimana kesesuaian elemen-elemen dengan identitas visual keseluruhan brand yang ingin ditampilkan.

    Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu stylescape, serta proses dan komponennya. Dengan semakin diminatinya stylescape sebagai alat dalam dunia desain, penting bagi para profesional seperti desainer, pemasar, dan pelaku bisnis untuk memahami esensi konsep ini agar dapat memanfaatkannya.

    Dalam melakukan aspek kreatif atau desain pada bisnismu, kamu dapat mempertimbangkan tim desainer yang profesional dalam proses tersebut. VISUWISU siap membantu kamu dengan menawarkan layanan kreatif yang komprehensif. 


    Mulai dari perencanaan hingga proses produksi, semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu. Yuk, hubungi VISUWISU dan konsultasikan kebutuhan desainmu sekarang!

    Image PlaceholderImage Placeholder
    Visuwisu

    Wawasan Lainnya

    Siap untuk ronde kedua? Ikuti lebih banyak wawasan!

    Image Placeholder

    8 Cara Membuat Desain Grafis Mudah, Unik, dan Menarik!

    Artikel ini akan membahas tentang cara membuat desain grafis yang unik dan menarik.

    Image Placeholder

    Bitmap: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Vektor

    Artikel ini akan membahas mengenai bitmap, contoh, dan perbedaannya dengan vektor.

    Image Placeholder

    15 Trend Desain Grafis 2025: Siap Sambut Era Penuh Kreativitas?

    Artikel ini akan mengulas berbagai macam trend desain grafis di tahun 2025 yang bisa kamu jadikan inspirasi.

    Lihat Wawasan Lainnya