Artikel ini akan membahas jenis-jenis logo dan fungsinya bagi bisnis.

Ketahui Jenis-Jenis Logo dan Fungsinya Bagi Bisnis

07 Mei 2025

Khairunnisa Andari

bacaan 5 menit

Graphic Design
Ketahui Jenis-Jenis Logo dan Fungsinya Bagi Bisnis
Daftar Isi

    Logo adalah representasi visual dari dari sebuah organisasi, kelompok, maupun individu, dan memiliki tujuan untuk mengkomunikasikan makna atau pesan yang ingin disampaikan. 

    Logo juga berperan sebagai identitas, sehingga proses pembuatannya harus dilakukan dengan teliti dan cermat, karena logo yang dibuat dengan baik akan mencerminkan kesan yang positif terhadap entitas yang dimilikinya.

    Di tengah banyaknya pilihan dan variasi desain logo yang tersedia, mungkin sulit untuk menentukan langkah awal yang tepat dalam proses pembuatan logo yang sesuai dengan brand kamu.

    Tidak semua logo memiliki desain dan karakteristik yang sama. Faktanya, terdapat jenis-jenis logo yang menarik untuk berbagai kebutuhan. Lantas, jenis logo apa yang paling cocok untuk brand milikmu? 

    Simak artikel berikut untuk mengetahui pengertian lengkap tentang jenis-jenis logo!

    Jenis-Jenis Logo

    Logo adalah gambar, simbol, atau teks yang digunakan untuk menggambarkan identitas produk, atau perusahaan. Lalu, apa saja jenis-jenis logo yang perlu kamu ketahui? Berikut penjelasan lengkapnya.

    1. Logo Wordmark

    Wordmark adalah salah satu dari jenis-jenis logo yang terdiri dari teks atau huruf yang menggambarkan nama bisnis, seperti Fujifilm, CNN Indonesia, Coca-Cola, dan Google. Jenis logo ini lebih sesuai untuk bisnis dengan nama yang singkat dan unik ketimbang bisnis dengan nama yang panjang. 

    Keharmonisan jenis huruf dan pilihan warna sangat penting dalam wordmark agar menangkap esensi dan karakteristik bisnis tersebut. Namun, jika tidak dirancang dengan cermat, wordmark dapat terlihat generik dan mudah terlupakan. Sebaiknya bisnis perlu menyesuaikan font dengan desain terkini atau memperbaruinya agar tetap relevan di pasar.

    2. Logo Lettermark

    Jenis logo lettermark berfokus pada tipografi dan hanya menggunakan huruf-huruf, biasanya inisial merek. Contoh logo jenis ini termasuk HBO, HP dan BBC. Ada juga logo yang berbentuk huruf tunggal yang cenderung minimalis seperti Netflix dan Facebook.

    Jenis logo lettermark adalah pilihan yang tepat untuk menyederhanakan desain logo, terutama untuk bisnis dengan nama yang panjang. Ketika merancang jenis logo lettermark, ada beberapa aspek desain yang perlu diperhatikan agar logo kamu mudah dikenali. 

    Dalam pembuatan logo lettermark, kamu dapat menggunakan warna yang berbeda, ukuran teks yang variatif, atau penambahan elemen bentuk atau garis. Hal ini bertujuan untuk memberikan karakter pada jenis logo lettermark

    3. Logo Abstrak

    Jenis-jenis logo berikutnya adalah jenis logo abstrak. Berbeda dengan jenis logo gambar yang mudah diidentifikasi seperti buah apel atau burung biru, jenis logo abstrak terdiri dari bentuk geometris yang tidak konkret namun mencerminkan visi dan misi sebuah brand. Contoh jenis logo abstrak yang terkenal adalah logo geometri Pepsi dan logo bunga dari Adidas.

    Seperti halnya semua simbol logo, jenis logo abstrak dapat menjadi pilihan logo yang efektif karena dapat menyampaikan esensi brand dalam satu gambar yang ringkas. Meskipun terlihat simpel, logo ini harus dirancang dengan teliti untuk memastikan bahwa ia tetap unik dan mencerminkan pesan dari brand tersebut.

    4. Logo Pictorial atau Simbol

    Jenis logo pictorial, yang juga dikenal sebagai logo simbol, adalah sebuah desain yang menggambarkan nama atau fungsi dari brand secara visual. Hal ini bisa berupa ikon, gambaran, atau bentuk-bentuk yang berkaitan dengan hal yang spesifik.

    Misalnya, logo Shell menggunakan gambar cangkang dan Dropbox menggunakan gambar kotak terbuka. Oleh karena itu, penting bagi brand untuk memberikan sentuhan unik dalam menambahkan kepribadian pada gambar di logo tersebut.

    Namun, pada dasarnya logo pictorial hanyalah simbol, sehingga tidak disarankan untuk brand atau perusahaan yang masih baru karena masih belum dikenal luas oleh masyarakat.

    5. Logo Kombinasi

    Logo kombinasi adalah tipe logo yang menggabungkan elemen-elemen dari wordmark atau lettermark dengan gambar, simbol abstrak, atau maskot. Kombinasi ini dapat disusun secara berdampingan atau digabungkan menjadi satu logo. 

    Contoh dari logo kombinasi dapat dilihat dari beberapa brand seperti Doritos, Dove, Burger King, dan Lacoste. Keunggulan dari jenis logo ini adalah kemampuannya untuk membuat pelanggan mengaitkan nama bisnis dengan gambar atau maskot yang digunakan.

    6. Logo Dinamis

    Logo dinamis adalah logo utama yang dapat diubah atau disesuaikan dengan berbagai cara. Misalnya, logo pada sebuah instansi dapat berubah warna namun tetap mempertahankan bentuk yang sama. 

    Logo dinamis biasanya lebih cocok untuk brand besar yang memiliki cakupan luas, menargetkan berbagai kalangan audiens, atau sering dimunculkan di berbagai tempat. Kelebihan dari logo dinamis untuk brand kamu adalah kamu tidak perlu membuatnya secara langsung dari awal, seiring berjalannya waktu dan brand milikmu semakin dikenal, kamu dapat menambahkan elemen dinamis ke logo tersebut, seperti gradien warna atau pola. 

    7. Logo Emblem

    Jenis-jenis logo selanjutnya adalah logo emblem atau logo yang terdiri dari kombinasi font pada simbol atau ikon, yang kemudian diberi lencana atau garis border di sekitarnya. Logo ini seringkali memiliki gaya yang klasik atau tradisional, sehingga sering dipilih oleh sekolah, universitas, organisasi atau lembaga pemerintah. 

    Industri otomotif juga cenderung menyukai jenis logo satu ini dengan tampilan klasik atau retro, seperti yang digunakan oleh Harley-Davidson, Toyota, dan lainnya. Walaupun begitu, beberapa perusahaan telah memodernisasi tampilan logo emblem tradisional mereka agar sesuai dengan perkembangan zaman.

    8. Logo Maskot

    Jenis-jenis logo yang terakhir adalah logo maskot. Logo satu ini adalah pilihan yang tepat jika brand milikmu memiliki cerita yang ingin disampaikan dengan melibatkan tokoh atau karakter unik. Maskot ini dapat diilustrasikan sebagai gambaran dari pelanggan ideal atau aspirasi dari brand milikmu.

    Selain itu, maskot juga bisa menjadi representasi pendiri perusahaan atau tokoh yang berpengaruh dalam sejarah brand. Di sisi lain, maskot juga bisa menjadi karakter fiksi yang menginspirasi minat dan keterlibatan konsumen.

    Itulah jenis-jenis logo yang dapat kamu pertimbangkan bagi brand milikmu. Perhatikan desain dalam pembuatan logo agar menciptakan logo terbaik yang dapat mewakilkan kepribadian brand kamu. 

    Oleh karena itu, kamu perlu mempelajari brand value terlebih dahulu untuk menentukan salah satu dari jenis-jenis logo dan desain yang tepat. Agar bisnis kamu lebih dilirik banyak orang, kamu harus membuat logo yang menarik secara visual.

    Apakah kamu adalah pemilik bisnis dan belum tahu mengenai pembuatan logo yang tepat? VISUWISU dapat menawarkan solusi kreatif yang dapat membantu brand kamu. Segera hubungi VISUWISU dan berdiskusi tentang solusi yang kami tawarkan!

    Image PlaceholderImage Placeholder
    Visuwisu

    Wawasan Lainnya

    Siap untuk ronde kedua? Ikuti lebih banyak wawasan!

    Image Placeholder

    8 Cara Membuat Desain Grafis Mudah, Unik, dan Menarik!

    Artikel ini akan membahas tentang cara membuat desain grafis yang unik dan menarik.

    Image Placeholder

    Bitmap: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Vektor

    Artikel ini akan membahas mengenai bitmap, contoh, dan perbedaannya dengan vektor.

    Image Placeholder

    15 Trend Desain Grafis 2025: Siap Sambut Era Penuh Kreativitas?

    Artikel ini akan mengulas berbagai macam trend desain grafis di tahun 2025 yang bisa kamu jadikan inspirasi.

    Lihat Wawasan Lainnya