Artikel ini membahas tentang jenis-jenis website berdasarkan fungsi, platform, dan sifatnya.

Jenis-Jenis Website Berdasarkan Sifat, Platform, dan Fungsinya

19 Februari 2025

Fania Dwi

bacaan 6 menit

Website Design
Jenis-Jenis Website Berdasarkan Sifat, Platform, dan Fungsinya
Daftar Isi

    Website adalah pusat informasi yang bisa diakses oleh semua orang secara bebas, di mana pengunjung bisa mendapatkan informasi tentang perusahaan, organisasi, produk, jasa, atau komunitas online. Oleh sebab itu, terdapat banyak jenis website berdasarkan sifat, platform, dan fungsinya yang perlu kamu ketahui agar bisa membuat situs web sesuai tujuan bisnis.

    Lantas, apa saja jenis-jenis website yang perlu kamu ketahui? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

    Jenis Website berdasarkan Fungsi

    Website memberikan berbagai macam fungsi sesuai dengan tujuan pembuatannya. Berikut adalah jenis-jenis website berdasarkan fungsinya:

    1. Blog atau Website Pribadi

    Kamu mungkin sudah familiar dengan website pribadi atau yang lebih dikenal dengan blog. Sejak tahun 2000-an, blog marak digunakan sebagai jurnal pribadi dan tempat para penulis berbagi cerita.

    Blog merupakan jenis website yang khusus digunakan untuk mempublikasikan artikel. Website ini memungkinkan kamu untuk berbagi informasi, pengalaman, ataupun opini dengan lebih mudah berkat tampilannya yang sederhana.

    2. Website E-Commerce

    Berbeda denganblog, website e-commerce memang didesain untuk memasarkan produk secaraonline sehingga pelanggan dapat langsung membeli produk yang dipajang dalam website.

    Untuk memudahkan pelanggan berbelanja secara online, website e-commerce akan menampilkan foto-foto produk, deskripsi barang, harga, dan metode pembayarannya. Tak lupa juga komponen lainnya seperti tombol checkout dan keranjang.

    Jika kamu membuat website e-commerce untuk bisnismu, kamu dapat diuntungkan oleh kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, termasuk transaksi yang tercatat secara otomatis. Kamu pun bisa memanfaatkan Google Analytics untuk melakukan evaluasi dengan mudah.

    3. Website Perusahaan

    Di era digitalisasi ini, memiliki website adalah sebuah keharusan bagi setiap perusahaan, meskipun mereka tidak menyediakan layanan jual beli online. Website sangat diperlukan untuk menyampaikan informasi tentang perusahaan kepada pelanggan.

    Pelanggan dapat dengan mudah menemukan informasi seperti alamat maupun kontak resmi perusahaan. Apabila pelanggan menemukan informasi yang akurat, maka tingkat kepercayaan mereka terhadap perusahaan pun akan meningkat.

    Desain situs web jenis ini juga harus mencerminkan identitas perusahaan. Apabila perusahaan memiliki citra yang elegan, maka tampilan seperti font dan warna website juga harus selaras dan mewakili citra perusahaan tersebut.

    4. Content Marketing Blog

    Pada awalnya, blog digunakan sebagai wadah untuk menuliskan jurnal pribadi. Namun, seiring berjalannya waktu, blog juga dapat digunakan untuk keperluan content marketing.

    Dengan memanfaatkan blog, kamu bisa berbagi informasi produk atau layanan kepada pelanggan dalam bentuk artikel. Kamu bisa memasukkan kata kunci yang sering dicari pelanggan ke dalam konten.

    Misalnya, kamu menjual produk skincare. Kamu bisa membuat konten tentang perawatan wajah dan memasukkan kata kunci seperti ‘tips merawat wajah’ atau ‘produk skincare untuk kulit berminyak’.

    5. Website Organisasi atau Pemerintah

    Jenis website lainnya adalah situs web pemerintah. Sesuai namanya, website ini dikelola oleh pemerintah atau organisasi tertentu.

    Pemerintah menggunakan website untuk memperbarui informasi seputar kebijakan, imbauan, aturan, maupun informasi terkait lainnya. Dengan adanya website pemerintah, kamu dapat mengetahui berbagai kegiatan yang berlangsung di pemerintahan.

    6. Media Sharing

    Website dengan jenis media sharing ini berfungsi sebagai tempat untuk berbagi berbagai macam media seperti video, gambar, file, dan jenis media lainnya. Kamu bisa mengunggahnya ke platform-platform media sharing untuk dapat dilihat oleh orang lain.

    Adapun contoh dari website ini di antaranya adalah YouTube untuk mengunggah video, Soundcloud untuk musik, dan situs stok foto seperti Pexels atau Unsplash untuk mengunggah foto hasil jepretanmu.

    7. Komunitas Online

    Kamu juga bisa memanfaatkan website menjadi komunitas online yang membahas topik-topik tertentu. Melalui komunitas online ini, pengunjung dapat saling berinteraksi dengan pengunjung lain yang memiliki minat serta ketertarikan yang sama.

    Mungkin kamu pernah mendengar tentang website seperti Reddit atau Quora. Nah, keduanya adalah website komunitas online yang sering dikunjungi untuk berdiskusi atau bertanya jawab antar pengguna mengenai suatu topik.

    8. Website Berita

    Terakhir ada website berita yang khusus digunakan untuk menyampaikan berita-berita terkini. Kamu dapat secara mudah menemukan berita dengan berbagai topik di sini, mulai dari politik hingga olahraga.

    Bentuk berita yang disajikan pun beragam, di antaranya adalah artikel pendek dan panjang, opini, foto, video, serta multimedia.

    Jenis Website berdasarkan Platform

    Ada tiga cara untuk membuat website berdasarkan platform, yaitu melalui CMS, website builder, dan coding. Adapun penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:

    1. Content Management System (CMS)

    Pertama, kamu bisa menggunakan cara paling populer, yakni dengan metode Content Management System (CMS). Sistem ini bermanfaat untuk mengatur dan membuat konten digital tanpa harus memasukkan kode apapun.

    Kamu bisa membuat website menggunakan metode ini dengan mudah dan cepat. Ada banyak website CMS yang bisa kamu pilih, salah satunya adalah WordPress.

    WordPress merupakan CMS yang paling banyak digunakan, dengan jumlah market share terbesar yakni 62.70%. Banyak orang memilih CMS inikarena lebih mudah dioperasikan dibandingkan yang lain.

    2. Website Builder

    Jenis website berdasarkan platform selanjutnya adalah website builder. Kamu bisa menggunakan layanan website builder untuk membuat website dengan cepat tanpa harus menguasai coding atau bahasa pemrograman apapun.

    Website jenis ini sangat cocok bagi kamu yang ingin membuat sebuah website dengan cepat. Hanya dalam hitungan menit saja, website bisa langsung aktif dan siap digunakan.

    Kelebihan lainnya dari website builder adalah kamu dapat memperoleh paket lengkap untuk membuat website seperti domain, hosting, serta pilihan templat website. Kemudian, kamu dapat mengganti konten seusai preferensi.

    3. HTML dan CSS

    Yang terakhir ada melalui HTML dan CSS. Berbeda dengan kedua jenis website sebelumnya, kali ini kamu memerlukan bahasa pemrograman untuk membuat website.

    Metode ini menggunakan coding HyperText Markup Language (HTML) dan Cascading Style Sheets (CSS) untuk membangun website. Biasanya, coding dilakukan melalui aplikasi seperti Sublime Text dan Notepad++.

    Jenis Website berdasarkan Sifat

    Jenis website yang selanjutnya adalah berdasarkan sifatnya, yanga dibedakan menjadi dua, yakni statis dan dinamis. Berikut adalah penjelasan tentang website statis dan dinamis yang perlu kamu ketahui:

    1. Website Statis

    Website statis merupakan website yang kontennya tidak berubah dan dibuat menggunakan kode HTML, CSS, dan JavaScript. Oleh karena itu, hanya developer atau webmaster yang menguasai bahasa pemrograman lah yang dapat mengubah kontennya.

    Karena tidak memerlukan pembaruan konten secara berkala, maka website statis tidak membutuhkan database. Biasanya, jenis website ini dimanfaatkan untuk menulis informasi-informasi dasar seperti alamat, kontak, visi, misi, dan lain-lain.

    Contoh umum dari website statis antara lain adalah web portofolio, resume, landing page, dan situs perusahaan.

    2. Website Dinamis

    Jika website statis tidak dapat merubah kontennya, maka website dinamis adalah kebalikannya. Jenis situs ini memungkinkan kamu untuk dapat mengubah konten secara berkala.

    Website dinamis membutuhkan database yang hanya bisa diakses oleh developer untuk menampilkan kontennya.

    Untuk membuat website ini, kamu tidak hanya menggunakan kode HTML dan CSS saja, tapi juga kombinasi dari beberapa bahasa pemrograman lainnya, seperti Python, PHP, serta Ruby.

    Sebagian besar website yang sering kamu kunjungi saat ini menggunakan website dinamis. Beberapa contohnya adalah toko online, forum diskusi, media sosial, blog dan situs berita.

    Itulah penjelasan mengenai jenis website berdasarkan fungsi, platform, dan sifat yang perlu kamu pertimbangkan. Sebelum membuat website, kamu harus menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis kamu, apakah membuat website perusahaan, e-commerce, organisasi, atau lainnya.

    Jika kamu ingin membuat website dari kategori di atas secara efisien, kamu bisa bekerja sama dengan profesional.

    VISUWISU sebagai penyedia layanan desain website dapat membantu kebutuhan website bisnismu. Tim ahli kami yang berpengalaman siap memberikan solusi terbaik untuk membuat website sebagai media informasi dan komunikasi bisnismu. Hubungi VISUWISU untuk kebutuhan situs bisnismu sekarang juga!

    Image PlaceholderImage Placeholder
    Visuwisu

    Wawasan Lainnya

    Siap untuk ronde kedua? Ikuti lebih banyak wawasan!

    Image Placeholder

    10 Contoh Desain Website yang Baik, Unik, dan Menarik!

    Artikel ini membahas tentang desain website yang baik dan menarik untuk bisnis.

    Image Placeholder

    Mobile First Design: Pengertian, Manfaat, & Tips Membuatnya

    Artikel ini membahas seluk beluk mobile first design.

    Image Placeholder

    Desain Web Responsif: Pengertian, Manfaat, dan Prinsipnya

    Artikel ini membahas seluk beluk desain web responsif dan manfaatnya bagi bisnis.

    Lihat Wawasan Lainnya