Artikel ini membahas seluk beluk empathy map.
Apa itu Empathy Map? Fungsi, Elemen dan Tips Membuatnya
07 Mei 2025
Khairunnisa Andari
bacaan 5 menit

Dalam UX design, memahami pengguna adalah hal yang perlu diperhatikan oleh UX designer karena pengguna adalah pusat atau prioritas dalam mengembangkan suatu sistem atau produk. Selain itu, berkolaborasi dengan rekan sesama UX designer dapat membantumu untuk memahami dan memprioritaskan kebutuhan pengguna. Salah satu alat yang sering digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah empathy map.
Empati adalah aspek penting dalam desain yang berpusat pada manusia. Oleh karena itu, empathy map adalah alat yang memudahkan UX designer untuk memahami perspektif pengguna saat berinteraksi dengan produk.
Penasaran dengan penjelasan empathy map lebih lanjut serta tips membuatnya? Simak artikel berikut ini hingga selesai, ya!
Apa itu Empathy Map?
Empathy map adalah alat riset yang digunakan untuk memahami kebutuhan pengguna atau target pasar. Empathy map adalah cara untuk melihat bagaimana pengguna berinteraksi dengan produk yang ada atau yang akan dikembangkan. Alat ini pertama kali diperkenalkan oleh Dave Gray, seorang desainer dan penulis ternama di bidang visual thinking.
Empathy map sering digunakan dalam tahap empathize pada proses design thinking. Dengan memahami pengalaman pengguna, UX designer dapat menciptakan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga dapat meningkatkan minat pengguna untuk menggunakan produk tersebut.
Fungsi Empathy Map
Sebelum memulai proyek, tim UX biasanya melakukan design thinking. Tahap pertama dari design thinking adalah empathize, di mana empathy map bermanfaat untuk mengidentifikasi pengalaman, kebutuhan, dan keinginan pengguna.
Empathy map adalah alat yang sering digunakan dalam perencanaan desain web, aplikasi, dan produk digital lainnya. Beberapa fungsi penting lainnya meliputi:
Memperoleh riset mendalam tentang pengguna.
Menyesuaikan produk sesuai dengan ketertarikan dan kebutuhan target pasar.
Memudahkan proses design thinking.
Memberikan ide dan inovasi baru untuk pengembangan produk.
Mendapatkan informasi yang akurat berdasarkan sumber yang valid.
Memudahkan revisi ketika ada perbaikan.
Elemen-Elemen dalam Empathy Map
Tujuan empathy map adalah meningkatkan pemahaman tentang pengguna sehingga kamu perlu memahami elemen utama untuk mewujudkan hal tersebut. Berikut adalah empat elemen utama empathy map secara rinci.
1. Thinks
"Thinks" mencakup pemikiran dan pandangan pengguna tentang produkmu. Elemen satu ini adalah kunci untuk memahami apa yang ada dalam benak pengguna mengenai produk yang sedang dikembangkan. Beberapa pertanyaan yang dapat digunakan untuk menggali elemen ini lebih lanjut adalah:
Apakah pengguna menganggap produk ini penting?
Apa saja elemen yang menurut pengguna harus ada dalam produk?
Apakah pengguna akan menyukai tampilan produk ini?
2. Feels
"Feels" berhubungan dengan emosi dan perasaan pengguna ketika menggunakan produkmu. Elemen ini membantu kamu memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pengguna. Pertanyaan untuk mengetahui elemen ini meliputi:
Bagaimana reaksi pengguna saat pertama kali menggunakan produkmu?
Apakah pengguna senang dengan setiap detail produkmu?
Apakah ada hal tertentu yang membuat pengguna kesal?
Bagaimana perasaan mereka jika salah satu aspek produk dihilangkan?
Mengapa mereka tidak menyukai produkmu?
3. Says
"Says" mencakup apa yang dikatakan pengguna secara langsung tentang produkmu. Hal ini biasanya berkaitan dengan kritik atau saran. Untuk mengetahui lebih lanjut, kamu bisa mewawancarai pengguna atau meminta ulasan dengan mengajukan pertanyaan berikut:
Apa yang dikatakan pengguna tentang produkmu kepada orang lain?
Apakah pengguna akan merekomendasikan produkmu?
Apa yang membuat pelanggan menyukai produk tersebut?
Mengapa mereka memilih menggunakan produkmu?
4. Does
"Does" mencakup tindakan yang dilakukan pengguna saat menggunakan produkmu. Elemen terakhir ini berkaitan dengan perilaku aktual pengguna. Beberapa contoh perilaku pengguna tersebut adalah:
Pengguna sering merefresh halaman berkali-kali.
Pengguna kesulitan menemukan informasi kontak.
Pengguna memperbesar halaman untuk membaca informasi.
Pengguna mencari variasi produk di situs e-commerce.
Cara Membuat Empathy Map
Empathy map adalah alat penting dalam UX design yang membantu memahami kebutuhan dan perspektif pengguna. Berikut adalah beberapa langkah membuat empathy map yang efektif:
1. Riset Pengguna
Tujuan utama dari empathy map adalah memahami kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, melakukan riset pengguna yang mendalam sangat penting. Pastikan data yang diperoleh valid dan berkualitas. Kamu dapat menggunakan berbagai metode seperti wawancara, survei, formulir, atau polling.
2. Definisikan Pengguna Utama
Langkah selanjutnya dalam membuat empathy map adalah memilih pengguna utama yang dapat mewakili seluruh target pengguna lainnya. Fokus pada sejumlah orang yang paling sesuai dengan kriteria dibandingkan sampel yang banyak, agar pengembangan tetap fokus dan tidak terpecah.
3. Kumpulkan Hasil Riset
Setelah data hasil riset sudah terkumpul, kamu bisa mulai membuat empathy map. Pastikan informasi yang dimasukkan berdasarkan bukti dan data, bukan sekadar dugaan agar akurat untuk pemetaan.
4. Berkolaborasi dengan Tim
Selanjutnya, libatkan tim kamu dalam proses pembuatan empathy map karena setiap anggota memiliki ide dan perspektif yang berbeda. Kolaborasi yang baik membantu menemukan solusi terbaik untuk pengembangan produk. Gunakan sticky notes atau alat berbasis cloud untuk memudahkan input dan perubahan dari anggota tim lainnya.
5. Analisis dan Validasi Map
Setelah mengidentifikasi elemen-elemen empathy map, lakukan analisis ulang untuk memastikan validitas data. Pastikan informasi yang tertulis berasal dari sumber yang kredibel dan sesuai dengan hasil riset agar pemetaan benar-benar mencerminkan kebutuhan pengguna.
6. Melakukan Update Berkala
Lankah terakhir dalam membuat empathy map adalah melakukan update secara berkala karena kebutuhan pengguna dapat berubah seiring waktu. Identifikasi ulang dan revisi map, terutama jika ada perubahan pada produk, agar tetap relevan sepanjang proses pengembangan.
Demikian penjelasan mengenai empathy map. Empathy map adalah alat penting yang mendukung proses design thinking sebagai UX designer sehingga kamu perlu menggunakan alat ini agar pekerjaanmu semakin efektif.
Untuk kebutuhan desain dan aspek kreatif bisnismu, pertimbangkan untuk bekerja sama dengan tim desainer profesional. VISUWISU siap membantu dengan menyediakan layanan kreatif yang lengkap, mulai dari perencanaan hingga produksi, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnismu. Hubungi VISUWISU sekarang dan konsultasikan kebutuhan desainmu!
